Resume Seminar Cara Mudah Menghapal Al-Qur’an

Beberapa tahun belakangan ini, lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung diharuskan memiliki kemampuan hafalan Al-Qur’an. Sama halnya pada jurusan Teknik Informatika, mahasiswa/i pada jurusan ini diharuskan mengikuti tahfidz Al-Qur’an. Hafalan Al-Qur’an ini wajib dimiliki mahasiswa yang hendak lulus menjadi sarjana dan minimal memiliki hafalan sebanyak 1 juz (juz 30). Tulisan ini berisi tentang resume seminar cara mudah menghafal Al-Qur’an yang dikemukakan oleh KH.Sa’dullah SQ.

Satu-satunya cara untuk metode menghafal Al-Quran adalah tergantung pada orangnya. Menghafal itu gampang, namun yang sulit yakni memelihara hafalan tersebut. Namun disarankan untuk menghafal Al-Quran bukan sebagai kegiatan sambilan, sambil kuliah, sambil masak, sambil mengajar dan sebagainya.

Beberapa syarat agar hafalan Al-Qur’an lancar, diantaranya :

  1. Ikhlas: Bersungguh- sungguh dalam menghafalkan, selalu mengulang hafalan, tidak mengharapkan penghormatan/tidak menjadikan hafalannya sebagai ajang popularitas.
  2. Punya kemauan/tekad yang keras.
  3. Disiplin/istiqomah menambah hapalan.
  4. Talaqi pada seorang guru, karena harus dipandu instruktur dengan melihat mulut guru. Adapun syarat guru yakni hafalan sempurna dan baik, mempunyai silsilah guru/sanad Al-Quran sampai Rasullulah SAW, berakhlakul karimah, selalu memberikan nasihat.
  5. Memiliki akhlak terpuji, melakukan maksiat 1 jam bisa hilang hapalan 1 juz.

Sebelum menghafal Al-Qur’an ada baiknya melakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Perbaiki bacaannya terlebih dahulu.
  2. Menggunakan satu mushaf saja, supaya lebih cepat dan tidak berganti-ganti. Disamping itu agar lebih mudah terbayang letak-letak ayat dalam Al-Qurannya.
  3. Menggunakan mushaf yang besar.
  4. Quran pojok : akhir halaman selesai ayat.
  5. Menjaga diri gangguan-gangguan, seperti rasa gelisah, galau dan sebagainya.
  6. Usianya harus tepat, lebih baik dilakukan pada rentang umur 5-23 tahun. Apabila dilakukan pada umur diatas bisa saja dilakukan, namun telat dan lama.
  7. Memilih waktu, tempat dan dalam kondisi tenang. Setiap orang dapat mempunyai waktu dan kondisi yang berbeda-beda.
  8. Membuat target hafalan.

Ada beberapa cara agar mudah menghafal Al-Qur’an, yaitu :

  1. Memahami makna ayat.
  2. Membaca berulang-ulang.
  3. Sering mendengarkan bacaan para quro.
  4. Sering menulis Al-Qur’an.
  5. Inventarisir ayat-ayat yg serupa.
  6. Mengulang hafalan pada waktu sholat. Karena saat sholat,  kita sedang berada pada konsentrasi penuh.
  7. Bacalah Al-Qur’an secara bersama-sama.
  8. Pagi hari hafalkan dan sore harinya menyetorkan hafalan tersebut kepada guru.

Namun, terdapat beberapa faktor penghambat dalam menghapal Al-Qur’an, diantaranya:

  1. Faktor psikologis, gangguan kesehatan, mental, masalah keluarga.
  2. Kecerdasan.
  3. Masalah motivasi.
  4. Kendala usia.
  5. Faktor keluarga yang tidak mendukung.

Posted by:

admin
Administrasi Jurusan Informatika UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Related articles

Back to Top